Dirinya juga memastikan ketersediaan obat-obatan COVID 19 dan penyakit yang lainya.
“Alhamdulillah. Saya melihat tadi ketersediaan obat cukup untuk penyakit COVID-19 termasuk juga antibiotik nya. Juga ada ketersediaan vitamin, suplemen untuk para pasien,”ungkapnya.
Kepala Daerah Inovatif ini juga menjamin stok rapid antigen. Diketahui selain vaksinasi terus digencarkan, swab antigen juga menjadi salah satu upaya untuk mentracking, tracing dan testing dalam mendeteksi sebaran kasus COVID-19.
Dijelaskan Kadinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah, MARS, keberadaan ruang farmasi ini untuk mensupport segala kegiatan yang berhubungan dengan medis. Operasionalisasi gudang farmasi dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan maupun dari Rumah Sakit.
“Seperti instruksi Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, kita disain dan kelola gudang farmasi terbaik dalam penyusunan, inventaris hingga distribusi. Setiap detil barang keluar masuk semua terekam secara digital dan jaringan,”ucapnya.
Keberadaan dan sistem pengelolaan distribusi gudang farmasi Muba, tambah Azmi, menjadi yang kedua di Indonesia dan menjadi yang pertama di Sumsel Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). “Hal ini dapat dicapai karena semuanya sudah tersistem dan terencana dengan baik yang telah diakui ( BPOM), kemudian dukungan serta kerjasama yang baik yang dilakukan oleh Pemkab Muba. Saat penyusunan dan pengambilan barang semuanya juga sudah berbasis teknologi, ada barcode. Jadi akan sangat mudah untuk mendeteksi barang-barang,” kata dia.



















