Antara lain, peningkatan kualitas SDM dan perlindungan sosial, Pemulihan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, ketahanan UMKM, hilirisasi industri dan inovasi, peningkatan konektivitas, infrastruktur dasar dan kualitas lingkungan serta ketahanan bencana dan optimalisasi birokrasi.
“Pada tahun 2021-2022, Pemkab Muba berfokus pada aspek Social-Center of Food, Energy, dan Plantation. Hal ini diharapkan dapat membantu pemulihan berbagai sektor di wilayah Muba yang menjadi dampak dari pandemi COVID-19.
Target Pencapaian Muba di tahun 2021-2022 akan difokuskan pada sektor penunjang pangan, energi, dan perkebunan namun tetap memperhatikan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,”jelas Beni.
Pemkab Muba dalam pelaksanaan capaian pembangunan berpedoman pada Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kabupaten Muba Periode 2017-2022 guna mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Muba yang dalam proses pelaksanaanya menjadi tanggung jawab Organisasi Perangkat Daerah terkait.
“Kami sangat menyadari, bahwa apa yang kami lakukan belum mampu memenuhi harapan semua pihak, tetapi berkat kerjasama semua pihak maka hambatan yang mengganggu kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan dapat diminimaiisir.
Untuk itu, terima kasih kepada semua yang sudah memberikan dukungan. Semoga kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat mewujudkan “Muba Maju Berjaya 2022,”ungkapnya.
Ketua DPRD Kabupaten Muba Sugondo, yang bertindak sebagai pimpinan rapat mengatakan rapat hari ini merupakan tahap pertama dalam pembahasan LKPJ.



















